Sidomulyo, 18 Mei 2025 — Kelompok Tani (Poktan) Kandangan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, melakukan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Gerdal OPT) Tikus secara masif dengan metode penembakan menggunakan senapan angin. Aksi ini berlangsung selama sembilan hari berturut-turut dan berhasil menyingkirkan sekitar 1.299 ekor tikus dari lahan pertanian kelompok.
Gerakan pengendalian ini dilakukan oleh regu pengendali hama setempat yang dibentuk oleh para anggota Poktan. Perburuan tikus dilaksanakan pada malam hari, menyesuaikan dengan waktu aktif hewan pengerat tersebut dalam merusak tanaman petani.
Menariknya, seluruh pembiayaan kegiatan ini ditanggung secara swadaya oleh anggota Poktan Kandangan. Petani memberikan jasa sebesar Rp 2.000 untuk setiap ekor tikus yang berhasil ditembak mati sebagai bentuk apresiasi kepada para penembak.
Bindari Insiyah, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Megaluh, memberikan semangat dan mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh para petani. Ia menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bentuk kesadaran kolektif untuk mengendalikan populasi tikus yang dapat merusak tanaman dan mengancam keberhasilan panen.
“Upaya ini penting untuk menjaga keberlangsungan produksi pertanian. Populasi tikus yang tidak terkendali bisa menyebabkan kerugian besar bagi petani. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kami harap populasi hama ini bisa ditekan,” ujar Bindari. (Yahya/PPL Ahli Muda)
