
Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) adalah suatu tempat Pendidikan non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenal potensi, menyusun rencana usahatani, mengatasi permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan kondisi sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usaha taninya menjadi efisien, berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan.
Kegiatan pertemuan rutin SLPTT Jagung yang dilaksanakan di Poktan Pengkol berjalan dengan santai dan guyub rukun tanpa meninggalkan makna atau tujuan dari SLPTT. Kegiatan pertemuan yang dilaksanakan tanggal 9 Oktoberr 2012 langsung diadakan pengamatan di Lahan Laboratorium Lapangan. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator PPL, PPL, penyuluh perkebunan dan kehutanan, serta para petani.
Koordinator PPL BPP Kecamatan Diwek Wahid Rahmawan menjelaskan bahwa komponen teknologi dasar dan pilihan yang ada di SLPTT Jagung harus spesifikasi lingkungan, diantaranya : Komponen teknologi dasar yang meliputi Varietas unggul baru, hibrida atau komposit, Benih bermutu dan berlabel, Populasi 66.000 - 75.000 tanaman/ha serta Pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah
Selanjutnya Komponen teknologi pilihan antara lain Penyiapan lahan, Pemberian Pupuk Organik, Pembuatan saluran drainase pada lahan kering atau saliran irigasi pada lahan sawah, Pembumbunan, Pengendalian gulma secara mekanis atau dengan herbisida kontak dan pengendalian hama dan penyakit serta Panen tepat waktu, pengeringan segera.
(Harir M. Kholid - Unit TI Kec. Diwek)