Surabaya, 17 April 2025 — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penyuluh dengan Pokok Bahasan Pertanian Cerdas Iklim pada Rabu (17/4), bertempat di Ruang Oryza Sativa. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur termasuk diantaranya 2 orang perwakilan PPL dari Kabupaten Jombang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terkait isu-isu perubahan iklim dan dampaknya terhadap sektor pertanian. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan para penyuluh dapat mengedukasi petani untuk menerapkan strategi mitigasi dan adaptasi dalam menghadapi tantangan iklim yang terus berubah.
Dalam pelatihan ini, para narasumber dari Balai Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Jawa Timur menyampaikan enam pokok bahasan utama yang berkaitan dengan Pertanian Cerdas Iklim, yaitu:
Isu Pemanasan Global
Perubahan Iklim
Permasalahan dan Tantangan Perubahan Iklim terhadap Pertanian
Update Informasi Prakiraan Iklim Tahun 2025
Mitigasi dan Adaptasi dalam Sektor Pertanian
Strategi Menghadapi Perubahan Iklim
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Kabid Ketahanan Pangan dalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan iklim adalah tantangan nyata yang perlu dihadapi bersama dengan pendekatan ilmiah dan praktis. “PPL adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi dan pendampingan kepada petani. Dengan pemahaman yang memadai, kita bisa mengurangi risiko kerugian akibat anomali iklim dan mendukung keberlanjutan produksi pangan,” ujarnya.
Pelatihan ini juga diharapkan menjadi wadah diskusi antarpenyuluh dari berbagai daerah, sehingga terbangun sinergi dalam penerapan teknologi dan metode bertani yang adaptif terhadap iklim. Materi lengkap dalam pelatihan ini dapat di unduh melalui link berikut https://bit.ly/PertanianCerdasIklim