Perkembangan teknologi yang semakin maju dan pesat sangat mempengaruhi pola pikir manusia khususnya kesadaran terhadap kesehatan yang semakin tinggi. Kebutuhan akan makanan sehat tanpa campuran bahan yang berbahaya saat ini sangat diperlukan oleh masyarakat.  

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang tanpa disadari menghasilkan produk yang terlalu tinggi bahan berbahayanya. Akibatnya akan menjadi ancaman dalam jangka panjang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, diperlukan teknologi yang mampu menjamin kesehatan jangka panjang bagi masyarakat dengan muatan lokal dan ramah lingkungan.  

Konsep pertanian ramah lingkungan adalah konsep pertanian yang mengedepankan keamanan seluruh komponen yang ada pada lingkungan ekosistem dimana dengan mengutamakan  tanaman maupun lingkungan serta dapat dilaksanakan dengan menggunakan bahan yang relatif murah dan peralatan yang relatif sederhana tanpa meninggalkan dampak yang negatif bagi lingkungan

Pestisida Nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman. Pestisida ini tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat di buat dengan mudah menggunakan bahan yang murah dan peralatan yang sederhana.

Pada tanggal 19 Agustus 2021, tim BPP Kabuh telah melaksanakan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) bersama Poktan Grobogan Desa Karangpakis Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang dengan agenda cara pembuatan pestisida nabati dengan memanfaatkan bahan2 yang ada dilingkungan sekitar.  

Cara pembuatan pestisida nabati :

 

1. Pestisida “Tembakau (Nicotiana tabacum)”

Daun tembakau mengandung bahan aktif nikotin. Pestisida nabati daun tembakau efektif mengendalikan hama penghisap.

Cara pembuatan pestisida nabati daun tembakau adalah sebagai berikut :

• Rajang 250 grm (empat genggam) daun tembakau dan rendam dalam 8 liter air selama semalam

• Ambil daun tebakau dan tambahan 2 sendok teh detergen kedalam larutan hasil rendaman

• Aduk larutan secara merata kemudian saring

• Semprotkan larutan hasil penyaringan ke tanaman

 

2. Pestisida “Bawang Putih (Allium sativum)”

Pestisida nabati bawang putih efektif untuk mengendalikan beberapa hama dan penyakit.

Cara pembuatan pestisida nabati bawang putih sebagai berikut:

• Gerus /Parut 100 grm bawang putih campur dengan 0,5 liter air dan 10 grm detergen.

• Didiamkan selama 24 jam, kemudian saring dengan kain halus

• Encerkan larutan hasil penyaringan hingga 20 kali volumenya dan semprotkan ke tanaman.

 

3. Pestisida Nabati “Daun Sirsak (Annona muricata L)“

Daun sirsak mengandung bahan aktif Annonain dan Resin efektif mengendalikan hama trips.

Cara Pembuatan :

• Tumbuk halus 50-100 lembar daun sirsak

• Rendam dalam 5 liter air+15 grm detergen,aduk rata dan diamkan semalaman

• Saring dengan kain halus.

• Di cairkan kembali 1 liter larutan pestisida dengan 10-15 liter air

• Siap disemprotkan ke tanaman

 

4. Pestisida nabati umbi gadung

Umbi gadung mengandung senyawa racun dioskorin dan sianida.

Cara membuat pestisida nabati umbi gadung cukup mudah. Tinggal menyediakan wadah dari botol atau tong yang ada tutupnya, pengaduk, umbi gadung, EM4, dan air. Perhatikan langkah berikut.

• Sediakan alat dan bahan.

• Umbi gadung ditumbuk atau cukup dicacah saja.

• Umbi yang sudah ditumbuk atau dicacah dimasukkan dalam botol atau tong.

• Tambahkan air secukupnya ke dalam tong/botol.

• Tambahkan EM4 secukupnya ke dalam tong/ botol yang berisi umbi gadung dan air. Fungsi EM4 untuk fermentasi agar umbi gadung bisa menjadi pupuk sekaligus pestisida nabati.

• Tutup tong/ botol dengan rapat. Sehari sekali, tutup botol dibuka agar gas hasil fermentasi keluar sehingga tidak terjadi ledakan akibat tekanan udara yang terlalu besar.

• Setelah tujuh hari, sudah bisa diaplikasikan pada tamaman. Penggunaannya dengan cara mengencerkan pestisida nabati umbi gadung tersebut dengan air. Kemudian disiramkan pada tanaman.

 

5. Pestisida nabati daun papaya (carica papaya L.)

Umbi gadung mengandung senyawa racun dioskorin dan sianida dengan sasaran ulat dan penghisap.

Cara membuat pestisida nabati daun papaya. Perhatikan langkah berikut.

• Daun Pepaya dirajang  

• Hasil rajangan direndam dalam 10 liter air  

• Ditambahkan 2 sendok makan minyak tanah  

• Ditambah 30 gram deterjen  

• Di diamkan 1 malam baru disaring  

• Kemudian di semprotkan di tanaman

 

Ditulis oleh: AHMAD IRFAN, S.TP

PPL BPP KABUH Kabupaten Jombang