Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pertanian Kabupaten Jombang senantiasa bersinergi bersama Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya dalam rangka mendorong petani tebu untuk menggunakan benih tebu bermutu dan bersertifikat.
Benih tebu yang bermutu merupakan faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan rendemen. Salah satu upaya penting yang menentukan keberhasilan budidaya tebu adalah ketersediaan benih berkualitas.
Benih tebu bersertifikat memiliki banyak keuntungan, di antaranya; meningkatkan produktivitas dan produksi tanaman, menjamin kualitas benih, baik genetik, fisik, maupun fisiologis, menjamin benih tepat waktu dan lokasi, menjamin varietas yang digunakan sesuai dengan lapangan, memberikan keunggulan kompetitif bagi petani, dan meningkatkan kualitas hasil panen.
Salah satu pusat pengembangan Nursery Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya yang berada di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, menyediakan benih tebu berjenjang Kebun Benih Induk (KBI) yang siap ditangkarkan sebagai bahan tanam untuk Kebun Benih Datar (KBD) oleh petani yang tergabung dalam kelompok tani di Kabupaten Jombang.
Kemudian kelompok tani sebagai penerima manfaat bantuan benih tersebut membangun Kebun Benih Datar (KBD). Setelah kebun benih berumur 6 bulan, UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, melakukan sertifikasi kebun benih tersebut, kemudian mengeluarkan sertifikat benih dan label sebagai legalitas bahwa benih tersebut telah layak edar dan digunakan. Petani tebu yang tergabung dalam kelompok tani setempat dapat memanfaatkan benih tersebut untuk kebutuhan bahan tanam Kebun Tebu Giling (KTG). Adapun varietas tebu yang ditangkarkan adalah BL.
Lahan tebu eksisting di Kabupaten Jombang seluas 10.102 Ha, yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Jombang, tentu saja membutuhkan perhatian lebih dari berbagai pihak. Banyak lahan tebu yang keprasnya telah lebih dari 3x, sudah waktunya dibongkar, untuk ditanam baru lagi. Tentu saja penyediaan benih tebu yang bermutu mutlak diperlukan.
Untuk itu, Dinas Pertanian Kabupaten Jombang berharap dapat terus bersinergi dengan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya dan pihak lainnya dalam rangka mendorong petani tebu untuk menggunakan benih tebu bermutu dan bersertifikat.
*) Muhammad Taufiq, SP (Penyuluh Pertanian Lapangan)